Keselamatan dan Penanganan

Keselamatan dan Penanganan

Saat memasang dan menangani baterai, pastikan semua orang memahami dan mengikuti rekomendasi keselamatan berikut.

Bahaya Ledakan Baterai

Baterai mengandung asam sulfat dan menghasilkan campuran hidrogen serta oksigen yang mudah meledak. Simpan dan kerjakan baterai di area berventilasi baik.
• Gunakan pelindung mata, wajah, dan tangan yang disetujui.
• Jauhkan percikan, api, dan rokok.
• Jangan membuka baterai dengan ventilasi permanen.
• Jaga ventilasi yang dapat dilepas tetap rapat dan rata.
• Jangan membungkuk di atas baterai saat jump-start, pengujian, atau pengisian.
• Gunakan alat logam dengan hati-hati untuk mencegah korsleting dan percikan.

Pengisian yang Aman

JANGAN MENGISI BATERAI SEBELUM MEMBACA PETUNJUK PENGISI DAYA. Gunakan pelindung yang tepat, isi di area berventilasi, matikan pengisi sebelum menyambungkan kabel, dan jangan mengisi baterai rusak atau beku. Sambungkan merah ke positif dan hitam ke negatif; pada kendaraan, hubungkan negatif ke blok mesin sebagai massa. Pastikan kabel baik, naikkan arus perlahan, kurangi atau hentikan pengisian jika baterai panas atau menyemburkan elektrolit, dan matikan pengisi sebelum melepas kabel.

Penanganan Asam Baterai

Elektrolit adalah campuran asam sulfat dan air yang dapat merusak pakaian serta membakar kulit. BERHATI-HATILAH dan sediakan larutan penetral. Gunakan pelindung. Jika terkena mata, bilas dengan air bersih dan dingin setidaknya 15 menit lalu segera cari bantuan medis. Jika tertelan, minum banyak air atau susu, jangan memicu muntah, dan segera cari bantuan medis. Netralkan tumpahan dengan soda kue. Saat menyiapkan elektrolit, tuangkan asam perlahan ke air, jangan sebaliknya.